HUBUNGAN BERAT LAHIR DENGAN KEJADIAN IKTERUS DI RUMAH SAKIT DR. M. DJAMIL PADANG TAHUN 2016

Main Article Content

Dian Furwasyih

Abstract

Ikterus merupakan salah satu fenomena yang sering ditemukan pada bayi baru lahir, kejadian ikterus pada bayi baru lahir berkisar antara 25 – 50% pada bayi cukup bulan dan 80% pada bayi kurang bulan. Ada 3 faktor penyebab yang mempengaruhi kejadian ikterus yaitu faktor neonatus, perinatal, dan maternal. Dampak biologis yang diderita bayi seperti kulit berwarna kuning, keadaan lemah, dan dampak psikologis berupa sering menangis atau rewel, gerakan tidak menentu, dan jika tidak segera ditangani dapat terjadi gangguan syaraf otak. Tujuan penelitian untuk mengetahui apakah ada hubungan antara berat badan lahir dengan kejadian ikterus. Jenis penelitian adalah survei analitik dengan desain case-control. Sampel penelitian berjumlah 75 bayi yang dirawat di ruangan perinatologi pada bulan Januari hingga Juni 2016, dengan 25 bayi pada kelompok kasus dan 50 bayi pada kelompok kontrol. Jenis data yaitu data sekunder. Hasil penelitian mengungkapkan 44% (33 bayi) dari responden mempunyai berat lahir rendah, dan 56% (42 bayi) sisanya mempunyai berat lahir normal. Analisis bivariat dengan uji chi-square menunjukkan nilai p value = 0,007 < 0,05 berarti ada hubungan berat badan lahir dengan kejadian ikterus. Diharapkan tenaga kesehatan dapat meningkatkan pelayanan kesehatan pada ibu dan bayi, terutama dalam penapisan risiko kejadian ikterus dari sejak kehamilan dan setelah kelahiran bayi guna menurunkan morbiditas bayi karena ikterus.

Article Details

How to Cite
Furwasyih, D. (2020). HUBUNGAN BERAT LAHIR DENGAN KEJADIAN IKTERUS DI RUMAH SAKIT DR. M. DJAMIL PADANG TAHUN 2016. JURNAL KESEHATAN MERCUSUAR, 3(1), Page11-15. https://doi.org/10.36984/jkm.v3i1.66
Section
Articles

References

Badan Pusat Statistik. (2013). Proyeksi Penduduk Indonesia. Jakarta.
Cunningham, G. (2012). Obstetri William. Jakarta: Buku Kedokteran EGC.
Data Register Neonatus. (2016). No Titl. Padang.
Departemen Kesehatan Republik Indonesia. (2014). Profil Kesehatan Indonesia. Jakarta.
Dewi, V. N. L. (2010). Asuhan Neonatus, Bayi, dan Balita. Padang: Baduose Media.
Et.al, E. (2014). Icterus Neonatorum.
Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. (2012). Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia. Jakarta.
Maulidya. (2013). Ikterus Neonatorum.
Notoatmodjo, S. (2010). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Surjaningrat. (2015). Ikterus Neonatorum.