PENGARUH LATIHAN JALAN KAKI TERHADAP KUALITAS TIDUR PADA PASIEN KANKER PAYUDARA YANG MENJALANI KEMOTERAPI DI RSUP DR. M DJAMIL PADANG

Main Article Content

Weny Amelia Weny

Abstract

Abstrak


Kemoterapi merupakan salah satu modalitas pengobatan kanker untuk mengatasi stadium lokal maupun metastase. Masalah yang sering muncul pada pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi adalah gangguan tidur sehingga berpengaruh terhadap kualitas tidur pasien. Penurunan kualitas tidur yang dialami oleh pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi dapat diatasi dengan latihan jalan kaki. Latihan jalan kaki merupakan kegiatan atau aktivitas yang dilakukan dengan menggunakan kedua kaki yang diikuti dengan ayunan tangan atau bagian anggota tubuh secara sinergis. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh latihan jalan kaki terhadap kualitas tidur padapasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi.                    .


Penelitian ini dilakukan di RSUP Dr. M.Djamil Padang. Waktu penelitian ini dimulai pada tanggal 4-9 September 2019. Penelitian ini menggunakan pre eksperimet design dengan rancangan one group pretest-posttest design. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner PSQI (Pittsburgh Quality Index) untuk mengetahui kualitas tidur pasien berupa latihan jalan kaki selama 30 menit dilakukan 3 kali dalam 3 hari. .      
               
Hasil penelitian dengan uji statistik uji paired sampel t-test didapatkan bahwa rata-rata skor kualitas tidur sebelum intervensi 12.16 dan rata-rata skor kualitas tidur setelah intervensi 7.16. Penelitian ini menemukan perbedaan bermakna peningkatan kualitas tidur sebelum dan setelah intervensi p value = 0,000 ( p< 0.05) sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh latihan jalan kaki terhadap kualitas tidur pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi.                                       .                                      
                Disarankan kepada perawat untuk memberikan edukasi latihan jalan kaki kepada pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi untuk meningkatkan kualitas tidur pasien, sehingga dapat meningkatkan kondisi kesehatan pasien secara umum yang nantinya dapat memperbaiki dan meningkatkan kualitas hidup pasien kanker payudara.


Kata Kunci : Latihan Jalan kaki, Kualitas Tidur,  Kanker Payudara, Kemoterapi


Abstract


                    Chemotherapy is one of the modalities of cancer treatment to overcome the local stage and metastasis. The problem that often arises in breast cancer patients undergoing chemotherapy is sleep disorders that affect the patient's sleep quality. Decreased sleep quality experienced by breast cancer patients undergoing chemotherapy can be overcome by walking exercises. Walking exercises are activities or activities carried out using both legs followed by swinging hands or parts of the body synergistically. The purpose of this study was to look at the effect of walking training on sleep quality in breast cancer patients undergoing chemotherapy. .


                    This research was conducted at the Dr. M.Djamil Padang. When this study began on September 4-9, 2019. This study used a pre-experimental design with one group pretest-posttest design. Data collection was carried out using a PSQI (Pittsburgh Quality Index) questionnaire to determine the quality of sleep of patients in the form of 30 minutes of walking exercises performed 3 times in 3 days. .


                    The results of the study with the statistical test paired sample t-test found that the average sleep quality score before the intervention was 12.16 and the average sleep quality score after the intervention was 7.16. This study found a significant difference in the improvement of sleep quality before and after the intervention p value = 0,000 (p <0.05) so that it can be concluded that there is an effect of walking exercise on the sleep quality of breast cancer patients undergoing chemotherapy. .


                    It is recommended to nurses to provide education on walking exercises to breast cancer patients undergoing chemotherapy to improve the quality of sleep of patients, so as to improve the general health condition of patients who can later improve and improve the quality of life for breast cancer patients.



Keywords: Breast Cancer, Chemotherapy, Sleep Quality, Walking Exercise

Article Details

How to Cite
Weny, W. A. (2020). PENGARUH LATIHAN JALAN KAKI TERHADAP KUALITAS TIDUR PADA PASIEN KANKER PAYUDARA YANG MENJALANI KEMOTERAPI DI RSUP DR. M DJAMIL PADANG. JURNAL KESEHATAN MERCUSUAR, 3(1), Page16-27. https://doi.org/10.36984/jkm.v3i1.80
Section
Articles

References

Alifiyanti, D.& et al (2017). Kualitas Tidur Pasien Kanker Payudara Berdasarkan Terapi yang di Berikan di RSUP. DR. Hasan Sadikin Bandung. Fakultas Keperawatan Universitas Padjadjaran, 3(2), 115–125. http://ejournal.upi.edu/index.php/JPKI/article/view/9418 diakses pada tanggal 25 Januari 2019
American Cancer Society. (2015). A Guide to Chemotherapy. American Cancer Society.
Anita, T. S. P. (2016). Pengaruh Pemberian Booklet Kemoterapi Terhadap Kemampuan Perawatan Diri Penderita Kanker Payudara Pasca Kemoterapi di Ruang Bedah Rumah Sakit Abdul Moeloek (RSAM) Bandar Lampung. Fakultas Keperawatan, 7(1), 26–33. https://ejurnal.poltekkes-tjk.ac.id/index.php/JK/article/view/15 di akses pada tanggal 3 Maret 2019
Arovah, N. I. (2015). Prinsip Pemrograman latihan Fisik pada Penyakit Kronis. Pendidikan Kesehatan Rekresi FIK UNIY, (1), 1–14. staffnew.uny.ac.id/.../5.+Prinsip+Pemrograman+Latihan+Fisik. Diakses Pada tanggal 8 Mei 2019
Chen, H., Tsai, C., Wu, Y., Lin, K., & Lin, C. (2016). Effect of walking on circadian rhythms and sleep quality of patients with lung cancer : a randomised controlled trial. National Taipei University of Nursing and Health Sciences, (November), 1–9. https://doi.org/10.1038/bjc.2016.356 Diakses pada tanggal 26 Juni 2019
Dinas Kesehatan Kota Padang. (2016). Profil Kesehatan Kota Padang Tahun 2016.
Guyton AC, Hall JE. (2010). Buku Ajar Fisiologi Kedokteran. Jakarta: EGC.
Hananta Linawati & et al. (2014). Gangguan Tidur Pada Pasien Kanker Payudara di Rumah Sakit Dharmais Jakarta. Journal of Medicine, 13(2), 84–94. http://ojs.atmajaya.ac.id/index.php/damianus/article/view/237. Diakses pada tanggal 12 Maret 2019
Handayani, R. S., & Udani, G. (2016). Kualitas tidur dan distress pada pasien kanker yang menjalani kemoterapi. Fakultas Keperawatan Poltekes Tanjungkarang, XII(1),66–72. https://ejurnal.poltekkes-tjk.ac.id/index.php/JKEP/article/view/352
Di akses pada tanggal 28 Maret 2019
Infodatin. (2015). Pusat Data dan Informasi kementrian Kesehatan RI. Jakarta Selatan: Pusat Data dan Informasi http://www.pusdatin.kemkes.go.id/. Diakses pada tanggal 19 Januari 2019
Kemenkes RI. (2015). Profil Kesehatan Indonesia. Jakarta: Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. http://www.depkes.go.id/resources/download/pusdatin/profil-kesehatan-indonesia/profil-kesehatan-Indonesia-2015.pdf . Diakses pada tanggal 19 Januari 2019
. (2017). Profil Kesehatan Indonesia. Jakarta: Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. http://www.depkes.go.id/resources/download/pusdatin/profil-kesehatan-indonesia/Profil-Kesehatan-Indonesia-tahun-2017.pdf . Diakses pada tanggal 19 Januari 2019
Marliana, Y. (2014). Akurasi Metode Inspeksi Visual dengan Asam Asetat/ IVA Untuk Deteksi Dini Kanker Rahim. Jurnal Ilmiah Kesehatan, I(2), 1336–1344. https://docplayer.info/29942325-Akurasi-metode-inspeksi-visual-dengan-asam-asetat-iva-untuk-deteksi-dini-kanker-leher-rahim-yunita-marliana.html. diakses pada tanggal 19 Januari 2019
Mulyani, N. S., & Nuryani. (2013). Kanker Payudara dan PMS pada Kehamilan. Yogyakarta: Nuha Medika.
Potter, P.A., & Perry, A.G (2009). Fudamental of Nursing 3rd Ed.taronto. ON : Elsevier Canada.
Rahayu, D. A., & Nurhidayati, T,. (2016). Penilaian terhadap Stresor & Sumber Koping Penderita Kanker yang Menjalani Kemoterapi. Jurnal Keperawatan Jiwa . https://jurnal.unimus.ac.id/index.php/psn12012010/article/view/2279 . Diakses pada tanggal 19 Januari 2019
Rekam Medis RSUP. Dr. M. Djamil Padang. (2018). Rekam Medis RSUP. Dr. M. Djamil. Padang: Rekam Medis RSUP. Dr. M. Djamil Padang
Rizka, M. (2018). Pengaruh Latihan Jalan Kaki Terhadap Kebugaran Jasmani Lansia di Puskesmas Sungai Aur Kabupaten Pasaman Barat. Universitas Ngeri Padang, , 206–218.
Romito, F., Cornio, C., De Padova, S.,Lorusso,V. (2014). Patients attitude towards sleep distrurbances during chemoterapy. European journal of Cancer Care, 23(3), 385-393. https//doi.org/10.1111/ecc.12106. Diakses pada tanggal 21 Januari 2019
Setiawan, S. D. (2015). The Effect of Chemotherapy in Cancer Patient to Anxiety. Faculty of Medicine Universitas Lampung, 4(4), 94–99. http://juke.kedokteran.unila.ac.id/index.php/majority/article/view/587. Diakses pada tanggal 19 Maret 2019
Subandi, Endang. (2017). Pengaruh Rendam Kaki Dengan Air Hangat Terhadap Kualitas Tidur Lansia di Desa Pakusamben Kecamatan Babakan Kabupaten Cirebon. Ilmu Kesehatan STIes Cirebon, 2(6), 31–44. http://www.jurnal.syntaxliterate.co.id/index.php/syntax-literate/article/view/131 Di akses pada tanggal 25 Januari 2019
Tang, et al (2019). Walking is more effective than yoga at reducing sleep disturbance in cancer patiesnts : A system review and meta-analysis of randomized controlled trials . doi:10.1016/j.smrv.2019.05.003 Diakses pada tanggal 8 September 2019
Wahyuningsih, A. S. (2015). Membudayakan Jalan Kaki di Kampus Konservasi. Media Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Semarang, 5. https://journal.unnes.ac.id/nju/index.php/miki/article/.../5607 Diakses pada tanggal 17 Mei 2019
Yitno, A. W. R. (2017). Pengaruh Jalan Kaki Ringan 30 Menit Terhadap Penurunan Kadar Gula Darah Pada Lansia Penderita Diabetes Melitus Tipe 2. Program Studi Keperawatan STIKes Hutama Abdi Husada Tulungagung, 6(2), 8–15. http://jurnal.strada.ac.id/sjik/index.php/sjik/article/view/2. Diakses pada ada tanggal 18 Januari 2019
Yoh, K., Nishikawa, H., Enomoto, H., Ishii, N., Iwata, Y., Ishii, A., … Iijima, H. (2018). Implication of exercise interventions on sleep disturbance in patients with pancreatic cancer : a study rotocol for a randomised controlled trial. BMJ Open Gastroenterology, 22–25. https://doi.org/10.1136/bmjgast-2017-000196 Diakses pada tanggal 26 Juni 2019