PEMBERDAYAAN MASYARAKAT TERHADAP PENCEGAHAN MASALAH PSIKOLOGIS PADA IBU PASCA MELAHIRKAN

Main Article Content

Riski Oktafia
Rini Rahmayanti
Dea Ainun Maghpira

Abstract

Latar Belakang : Masalah psikologi pasca melahirkan sering dialami oleh sebagian besar ibu. Kondisi psikologis pasca melahirkan menunjukan bahwa sebagian ibu mengalami perubahan emosional yang terkadang merasa bahagia dan merasakan kesedihan tanpa sebab. Upaya pencegahan masalah psikologis pasca melahirkan salah satunya dengan melakukan edukasi dan meningkatkan peran keluarga dan masyarakat dalam pendampingan ibu pasca melahirkan. Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk memberdayakan masyarakat pada kader dan ibu pasaca melahirkan dalam peningkatan pengetahuan tentang pencegahan masalah psikologis pada ibu pasca melahirkan.


Metode : Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian ini adalah menggunakan model peningkatan kemitraan dengan kader kesehatan dan ibu-ibu pasca melahirkan dengan memberikan promosi kesehatan tentang pencegahan masalah psikologis dan screening kesehatan pasca melahirkan. Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan januari 2020 dengan diikuti sebanyak 27 peserta.


Hasil: Hasil pengabdian masyarakat ini terdapat peningkatan pengetahuan tentang pencegahan psikologis pasca melahirkan dan penatalaksanaanya yaitu sebesar 31,4 %. Hasil screening menunjukkan bahwa keluhan yang dirasakan ibu sebagian besar mengalami kecemasan (74%), kelelahan (63%), gangguan tidur (59%), menangis tanpa sebab (7%) dan tidak nafsu makan (37%). Kesimpulan kegiatan ini adalah pemberdayaan masyarakat melalui promosi kesehatan tentang pencegahan masalah psikologis pasca melahirkan sebagai upaya peningkatan kesehatan ibu pasca persalinan.

Article Details

Section
Articles

References

Adam S. (2019). Hubungan dukungan keluarga dengan perkembangan moral anak. Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Perkembangan Moral Anak, 53(9), 1689–1699.
Cheng, C. Y., Chou, Y. H., Chang, C. H., & Liou, S. R. (2021). Trends of perinatal stress, anxiety, and depression and their prediction on postpartum depression. International Journal of Environmental Research and Public Health, 18(17), 1–12. https://doi.org/10.3390/ijerph18179307
Harianis, S., & Sari, N. I. (2022). Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Post Partum Blues. JOMIS (Journal of Midwifery Science), 6(1), 85–94. https://doi.org/10.36341/jomis.v6i1.2141
Lutkiewicz, K., Bieleninik, Ł., Cieślak, M., & Bidzan, M. (2020). Maternal–infant bonding and its relationships with maternal depressive symptoms, stress and anxiety in the early postpartum period in a polish sample. International Journal of Environmental Research and Public Health, 17(15), 1–12. https://doi.org/10.3390/ijerph17155427
Mage, M. Y. C., Prapunoto, S., & Kristijanto, A. I. (2020). Dinamika dukungan suami pada kecemasan ibu nifas dalam Rumah Bulat. Jurnal Psikologi Ulayat, 7(1), 69–86. https://doi.org/10.24854/jpu101
Oktafia, R., & Indriastuti, N. A. (2022). Gerakan Peduli Sehat Reproduksi Wanita (Gelis P-San) Sebagai Upaya Pemberdayaan Deteksi Dini Kesehatan Reproduksi Wanita di Wilayah Bantul Yogyakarta. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), 5, 1443–1449. http://www.ejurnalmalahayati.ac.id/index.php/kreativitas/article/view/5840
Oktafia, R., Deviana, R., Studi, P., Keperawatan, I., Yogyakarta, U. M., Kasihan, T., & Yogyakarta, B. (2021). Hubungan Kelelahan Postpartum Pada Ibu Primipara. Jurnal Kesehatan Mercusuar, 4(2), 66–73.
Oktafia, R., Wahyu Setyo Budi, A., & Wahyuningsih, L. (2020). Menstruasi Sehat Pada Remaja Putri Di Sanggar Disminore Gadis Qur’an Wilayah Desa Tlogo Rt 05 Tamantirto Kashan Bantul. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (Pkm), 3(1), 148–155.
Padilla, J. J., Lara-Cinisomo, S., Navarrete, L., & Lara, M. A. (2021). Perinatal anxiety symptoms: Rates and risk factors in mexican women. International Journal of Environmental Research and Public Health, 18(1), 1–12. https://doi.org/10.3390/ijerph18010082
Winarni, D., Wijayanti, K., & Ngadiyono, N. (2017). Pengaruh Pemberian Kie (Komunikasi Informasi Edukasi) Persiapan Persalinan Dan Nifas Terhadap Kejadian Postpartum Blues. Jurnal Kebidanan, 6(14), 1. https://doi.org/10.31983/jkb.v6i14.2886