FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMILIHAN KB MKJP

Main Article Content

Dewi Ayu Ningsih

Abstract

Program keluarga berencana merupakan satu strategi efektif dalam menurunkan angka kematian ibu. Hal ini akan tercapai dengan meningkatnya angka keberlangsungan kesertaan ber-KB. Metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) merupakan metode KB yang paling efektif dalam meningkatkan keberlangsungan kesertaan ber-KB. Provinsi Sumatera Barat merupakan satu provinsi dengan capaian peserta kb aktif terendah yaitu 63,73%. Begitu juga dengan kota Padang yaitu 15,50% ditahun 2016 dan 19,00% ditahun 2017. Penggunaan metode MKJP dipengaruhi oleh banyak faktor diantaranya kualitas dan akses pelayanan KB, keterbatasan sarana, kompetensi provider, pengetahuan, sosial-budaya, dan dukungan psikososial. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor yang berhubungan dengan keputusan memilih metode MKJP di Kampung KB. Penelitian ini menggunakan desain kualitatif dengan pendekatan fenomenologi terhadap 19 informan yang ditentukan dengan teknik snowball sampling. Pengumpulan data diperoleh dari wawancara mendalam, observasi dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan constant comparative method. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang berhubungan dengan keputusan memilih KB MKJP di wilayah Kampung KB Padang adalah dukungan psikososial dari pasangan dan orang tua, kompetensi provider, prosedur pencatatan dan pelaporan, kualitas pelayanan KB, budaya masyarakat, persepsi negative terhadap KB MKJP, dan tidak adanya indikator sasaran untuk metode kontrasepsi.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Ningsih, D. A. (2021). FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMILIHAN KB MKJP. JURNAL KESEHATAN MERCUSUAR, 4(1), 17-31. https://doi.org/10.36984/jkm.v4i1.160
Section
Articles

References

BKKBN. (2016). Laporan Kinerja Instansi Pemerintah 2015 Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional. Jakarta: BKKBN. Retrieve from : https://www.bkkbn.go.id/po-content/uploads/LAKIP_BKKBN_2016.pdf
Cleland, J., Bernstein, S., Ezeh, A., Faundes, A., Glasier, A., & Innis, J. (2006). Family planning: the unfinished agenda. Lancet, Vol.368, Hal. 1810–27. Retriev from : https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/17113431/
Dinas Kesehatan Kota Padang. (2017). Profil Kesehatan Kota Padang Tahun 2016. Padang: Dinkes Kota Padang. Retrieve from : https://dinkes.padang.go.id/read/191-Profil_Kesehatan_Kota_Padang_Tahun_2016
Dinas Kesehatan Kota Padang. (2018). Profil Kesehatan Kota Padang Tahun 2017. Padang: Dinas Kesehatan Kota Padang. Retrieve from : https://dinkes.padang.go.id/read/230-Profil_Kesehatan_Kota_Padang_Tahun_2018__Data_Tahun_2017_
Direktorat Jenderal Bina Gizi dan KIA. (2013). Rencana Aksi Nasional Pelayanan Keluarga Berencana 2014-2015. Jakarta: Kemenkes RI. Retrieve from : https://indonesia.unfpa.org/sites/default/files/pub-pdf/RAN-PELAYANAN-KB.pdf
Direktorat Jenderal Bina Kesehatan Masyarakat. (2009). Pedoman Sistem Pencatatan dan Pelaporan Pelayanan Keluarga Berencana. Jakarta: Depkes RI.
Direktorat Jendral Bina Gizi dan Kesehatan Ibu dan Anak. (2014). Pedoman Manajemen Pelayanan Keluarga Berencana. Jakarta: Kemenkes RI.
Ekarini, S. (2008). Analisis Faktor-faktor yang Berpengaruh terhadap Partisipasi Pria dalam Keluarga Berencana Di Kecamatan Selo Kabupaten Boyolali. Tesis. Semarang: Program Pascasarjana Universitas Diponegoro. Retrieve from : https://core.ac.uk/download/pdf/11717961.pdf
Gebremariam, A., & Addissie, A. (2014). Intention to Use Long Acting and Permanent Contraceptive Methode and Factors Effecting It Among Merried Women in Adigrat Town, Tigray, Northern, Ethiopia. Reproductive Health Journal, 11:24. Retrieve from : https://reproductive-health-journal.biomedcentral.com/articles/10.1186/1742-4755-11-24
Glanz, K., Rimer, B., & Viswanath K. (2008). Health Behavior and Health Education Theory, Research, and Practice Fourth Edition. United States of America: Jossey-Bass. p. 189-190. Retrieve from : https://www.worldcat.org/title/health-behavior-and-health-education-theory-research-and-practice/oclc/225874161
Kemenkes RI. (2018). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2017. Jakarta: Kemenkes RI. Retrieve from : http://www.depkes.go.id/resources/download/pusdatin/profil-kesehatan-indonesia/Profil-Kesehatan-Indonesia-tahun-2017.pdf
Muniroh, I., Luthviatin, N., & Istiaji , E. (2014). Dukungan Sosial Suami Terhadap Istri untuk Menggunakan Alat Kontrasepsi Medis Operasi Wanita (MOW) (Studi Kualitatif pada Pasangan Usia Subur Unmet Need di Kecamatan Puger Kabupaten Jember) . e-Jurnal Pustaka Kesehatan, Vol.2, No.1, hal. 66-71. Retrieve from : https://jurnal.unej.ac.id/index.php/JPK/article/view/598
Strine, T., Chapman, D., Balluz, L., & Mokdad A. (2007). Health-related Quality of Life and Health Behaviors by Social and Emotional Support Their Relevance to Psychiatry and Medicine. Soc Psychiatry Psychiatr Epidemiol, DOI 10.1007/S00127-007-0277-x. Retrieve from : : https://www.researchgate.net/publication/5882864
Sulistyawati, A. (2012). Pelayanan Keluarga Berencana. Jakarta: Salemba Medika : Hal. 13.
Suratman, Munir, & Salamah U. (2013). Ilmu Sosial dan Budaya Dasar. Malang: Intimedia. Hal. 134-135.
Thoits , P. (2011). Mechanisms Linking Social Ties and Support ti Physical and Mental Health. Journal of Health and Social Behavior, 52 (2), Hal. 145 –161. Retriev from : http://hsb.sagepub.com/content/52/2/145
WHO. (2016). Monitoring Health for The SDGs. France: WHO. Retriev from : https://www.who.int/gho/publications/world_health_statistics/2016/en/
Zuraidah. (2017). Pengaruh Pengetahuan terhadap Persepsi Istri dalam Penggunaan KB Non-hormonan . Midwife Journal, Vol. 3, No. 01, Hal. 1-8. Retrieve from : https://media.neliti.com/media/publications/234043-pengaruh-pengetahuan-terhadap-persepsi-i-56ccd765.pdf