HUBUNGAN STATUS GIZI DAN UMUR DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DI SMAN 1 SURANTIH
DOI:
https://doi.org/10.36984/y2cznn94Keywords:
Anemia, remaja putri, status gizi, hemoglobin, umurAbstract
Anemia pada remaja putri masih menjadi masalah kesehatan masyarakat dan berpotensi dipengaruhi oleh status gizi serta umur. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan status gizi dan umur dengan kejadian anemia pada remaja putri. Penelitian kuantitatif dengan desain potong lintang (cross-sectional) dilaksanakan pada Desember 2025 di SMAN 1 Surantih. Populasi penelitian adalah seluruh remaja putri di SMAN 1 Surantih. Sampel sebanyak 50 remaja putri dipilih dengan teknik accidental sampling (siswi yang hadir dan bersedia mengikuti pemeriksaan pada saat kegiatan). Kejadian anemia ditentukan melalui pemeriksaan hemoglobin dengan ambang Hb <12,0 g/dL (World Health Organization, 2011). Status gizi dinilai menggunakan indeks massa tubuh (IMT = BB/TB²) dan dikategorikan menjadi IMT normal dan IMT tidak normal. Analisis menggunakan uji chi-square dan Fisher’s exact (?=0,05) serta disajikan odds ratio (OR) dan 95% confidence interval (95% CI). Kejadian anemia lebih tinggi pada remaja putri dengan status gizi tidak normal (51,7%) dibanding status gizi normal (4,8%) dan berhubungan bermakna (p<0,001; OR=21,43; 95% CI: 2,54–181,70). Berdasarkan umur, kejadian anemia pada kelompok 18–19 tahun (66,7%) lebih tinggi dibanding 16–17 tahun (6,9%) dan berhubungan bermakna (p<0,001; OR=0,04; 95% CI: 0,007–0,203). Disarankan skrining Hb berbasis sekolah serta penguatan edukasi gizi dan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah pada remaja putri.
Downloads
References
Ahankari, A. S., Tata, L. J., & Fogarty, A. W. (2020). Weight, height, and midupper arm circumference are associated with haemoglobin levels in adolescent girls living in rural India: A cross-sectional study. Maternal & Child Nutrition, 16(2), e12908. https://doi.org/10.1111/mcn.12908
Alshwaiyat, N. M., Ahmad, A., Wan Hassan, W. M. R., & Al-Jamal, H. A. N. (2021). Association between obesity and iron deficiency (Review). Experimental and Therapeutic Medicine. https://doi.org/10.3892/etm.2021.10703
Fernández-Gaxiola, A. C., & De-Regil, L. M. (2019). Intermittent iron supplementation for reducing anaemia and its associated impairments in adolescent and adult menstruating women. Cochrane Database of Systematic Reviews, (1), CD009218. https://doi.org/10.1002/14651858.CD009218.pub3
Gosdin, L., Sharma, A. J., Tripp, K., Amoaful, E. F., Mahama, A. B., Bhardwaj, A., & others. (2021). A school-based weekly iron and folic acid supplementation program effectively reduces anemia in a prospective cohort of Ghanaian adolescent girls. The Journal of Nutrition, 151(6). https://doi.org/10.1093/jn/nxab024
Jaggernath, M., Naicker, R., Madurai, S., Brockman, M. A., Ndung’u, T., & Gelderblom, H. C. (2016). Diagnostic accuracy of the HemoCue Hb 301 system for haemoglobin measurement: A systematic evaluation. PLOS ONE, 11(4), e0152184. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0152184
Kassebaum, N. J. (2016). The global burden of anemia. Hematology/Oncology Clinics of North America, 30(2), 247–308. https://doi.org/10.1016/j.hoc.2015.11.002
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Pedoman pemberian tablet tambah darah (TTD) bagi remaja putri. Kementerian Kesehatan RI.
Roche, M. L., Bury, L., Yusadiredja, I. N., Asri, E. K., Purwanti, T. S., Kusyuniati, S., Bhardwaj, A., & Izwardy, D. (2018). Adolescent girls’ nutrition and prevention of anaemia: A school based multisectoral collaboration in Indonesia. BMJ, 363, k4541. https://doi.org/10.1136/bmj.k4541
• Rodríguez-Mortera, R., Luevano-Contreras, C., Solorio-Meza, S., Caccavello, R., Bains, Y., Garay-Sevilla, M. E., & Gugliucci, A. (2021). Higher hepcidin levels in adolescents with obesity are associated with metabolic syndrome dyslipidemia and visceral fat. Antioxidants, 10(5), 751. https://doi.org/10.3390/antiox10050751
Sari, M. R. (2020). Hubungan pola menstruasi dan status gizi dengan kejadian anemia pada remaja putri di SMA Negeri 2 Tembilahan. Jurnal Kesehatan Mercusuar, 3(1), 28–36. https://doi.org/10.36984/jkm.v3i1.81
Weiss, G., Ganz, T., & Goodnough, L. T. (2019). Anemia of inflammation. Blood, 133(1), 40–50. https://doi.org/10.1182/blood-2018-06-856500
Wirth, J. P., Woodruff, B. A., Engle-Stone, R., Namaste, S. M. L., Temple, V. J., Petry, N., Macdonald, B., Suchdev, P. S., Rohner, F., & Aaron, G. J. (2017). Predictors of anemia in women of reproductive age: The BRINDA project. The American Journal of Clinical Nutrition, 106(Suppl 1), 416S–427S. https://doi.org/10.3945/ajcn.116.143073
World Health Organization. (2011). Haemoglobin concentrations for the diagnosis of anaemia and assessment of severity (WHO/NMH/NHD/MNM/11.1). WHO.








