PEMBERDAYAAN KELOMPOK PEREMPUAN DALAM CONTINUITY OF CARE PADA IBU HAMIL BERISIKO TINGGI DI KECAMATAN SUNGAYANG KABUPATEN TANAH DATAR

Penulis

  • DEVI SYARIEF
  • DELVI HAMDAYANI U , UNIVERSITAS MERCUBAKTIJA
  • Afrizal
  • Winda Listia Ningsih
  • Nurleni
  • Eliwarni

DOI:

https://doi.org/10.36984/9165gk92

Kata Kunci:

Continuity Of Care, Ibu Hamil, Pemberdayaan Perempuan, Bundo Kanduang, Pengabdian Masyarakat

Abstrak

Latar Belakang : Kematian ibu masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat yang serius dan sebagian besar dapat dicegah melalui deteksi dini serta penanganan kehamilan berisiko secara berkesinambungan. Di Kecamatan Sungayang Kabupaten Tanah Datar, terjadi peningkatan kasus kehamilan berisiko tinggi, sementara keterlibatan masyarakat dalam pemantauan ibu hamil masih terbatas. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan Kelompok Perempuan Bundo Kanduang dalam pelaksanaan continuity of care pada ibu hamil berisiko tinggi melalui peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan manajemen berbasis siklus aksi empat langkah.

Metode: Metode pelaksanaan yang digunakan meliputi pelatihan kelas, simulasi, dan pendampingan lapangan, serta fasilitasi jejaring lintas sektor dengan Puskesmas, RS PONEK, PMI, dan pemerintah setempat, termasuk pembentukan kelompok pendonor darah. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk menilai perubahan pengetahuan, sikap, dan peran kader.

Hasil: Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan pada tanggal 12 November 2025, hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan kader dari 41,1% menjadi 88,23%, peningkatan sikap positif dari 41,17% menjadi 82,35%, serta peningkatan peran kader dalam penanganan komplikasi dan kegawatdaruratan obstetri dari 33,3% menjadi 73,3%. Kegiatan ini membuktikan bahwa pemberdayaan kelompok perempuan berbasis masyarakat efektif dalam mendukung pelaksanaan continuity of care pada ibu hamil berisiko tinggi.

Biografi Penulis

  • DEVI SYARIEF

    LECTURE

Referensi

Say L, Chou D, Gemmill A, Tunçalp Ö, Moller AB, Daniels J, et al. Global causes of maternal death: A WHO systematic analysis. Lancet Glob Heal. 2014;2(6):323–33.

EMMRICH JP. Maternal mortality. Zentralbl Gynakol. 1957;79(45):1749–58.

Ahmed S, Creanga AA, Gillespie DG, Tsui AO. Economic status, education and empowerment: Implications for maternal health service utilization in developing countries. PLoS One. 2010;5(6).

Mainuddin AKM, Sc M, Islam A, Ph D, Islam SMS. Women E mpowerment and I ts R elation with H ealth S eeking B ehavior in Bangladesh. 2015;9(2):65–73.

Portela A, Santarelli C. Empowerment of women, men, families and communities: True partners for improving maternal and newborn health. Br Med Bull. 2003;67:59–72.

WHO. WHO recommendations on health promotion interventions for maternal and newborn health 2016. 2016.

D.Syarief, Susilawati, Dewi, Wildayani, Desi, Furwasyih, Dian dkk. PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MATRILINEAL DALAM UPAYA MENINGKATKAN KUNJUNGAN IBU HAMIL. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol.1, No.4 September 2021

BD., Syarief, Wildayani, Desi, Furwasyih, Dian, dkk. PEMBERDAYAAN KELOMPOK PEREMPUAN DALAM PENGELOLAAN PERMASALAHAN KIA SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN DERAJAT KESEHATAN KESEHATAN IBU DAN ANAK.. Jurnal ABDI MERCUSUAR Vol. 01, No. 02, Desember, 2021, pp. 021 - 028;

D. Syarief. Strategi Devi'S Pemberdayaan Perempuan sebagai Proksi Peningkatan Kunjungan Antenatal Care (ANC) pada Masyarakat Matrilineal Disertasi. 2021;

WHO. Working With Individuals, Families and Communities to Improve Maternal and Newborn Health “ A Toolkit for Implementastion Modul 5: Finalizing, Monitoring and Evaluating the IFC Action Plan.” World Health Organization. 2017. 1–86 p.

Unduhan

Diterbitkan

2025-12-31